foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Get Adobe Flash player
TMIK Bina Patria telah menorehkan sejarah baru melalui pendidikan politik. Dengan adanya pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Senat Mahasiswa secara demokrasi bagi Lembaga Kemahasiswaan yang merupakan miniatur sebuah negara bagi mahasiswa. Momen ini merupakan dasar dari pendidikan politik bagi mahasiswa, diman kampus menjadi wadah untuk aktualisasi diri dan potensi yang dimiliki.
Sebelum dilakukan pemilu dengan pencoblosan langsung, diadakan orasi dan kampanye dari masing-masing calon. Acara ini berlangsung sangat meriah karena semua civitas STMIK Bina Patria termasuk Dosen dan staf ikut berpartisipasi memberikan hak suaranya. Dari hasil pemilihan ini, Ketua Senat Mahasiswa terpilih Jihan Savira mengalahkan rivalnya dari jurusan yang sama Sistem Informasi yaitu Anggit Puri Widyastuti sementara Wakilnya yaitu Facrayzal yang sempat kejar-kejaran perolehan suaranya dengan Yoshua dari jurusan Teknik Informatika. 
Secara terpisah saat ketua Senat Mahasiswa terpilih Jihan Savira diwawancarai menyampaikan akan dengan sebaik-baiknya mengemban amanah yang telah dipercayakan ini, “ yang terpenting adalah koordinasi dalam setiap tugas baik koordinasi dengan anggota maupun koordinasi dengan pihak kampus, karena manajemen yang baik bagaimana sebuah organisasi bisa transparan, akuntabel dan dibutuhkan integritas, soliditas antar semua pihak” imbuhnya.
Demokrasi mahasiswa dengan pemilihan raya mahasiswa merupakan awal dari sebuah pendidikan politik bagi mahasiswa.. Tentu saja tidak hanya bagi calon yang maju untuk menduduki posisi tertentu yang terlibat dalam pendidikan politik ini, namun seluruh mahasiswa di kampus tersebut pun mengalami pendidikan politik. Pendidikan politik sejak dini bagi mahasiswa didapat sebanyak-banyaknya dari pemilihan raya. Menurut Dr. H. Sukris Sutiyatno, M.M., M.Hum menyampaikan kegiatan ini bukan hanya sebagai momen suksesi bagi Lembaga Kemahasiswaan di sebuah kampus saja, “Pendidikan politik ini juga menjadi kegiatan pembuktian tegaknya demokrasi mahasiswa, optimalisasi masing-masing peran dalam pemilu di kampus dapat menjadi pemicu terwujudnya good governance di kampus kami” imbuhnya.
Kegiatan pendidikan politik ini berlangsung di gedung baru kampus II yang baru-baru ini telah selesai diresmikan oleh Ketua Yayasan Bina Patria Nusantara Dr H Budi Untung, S.H, M.M yang sekaligus secara simbolik dilakukan penyerahan Surat Keputusan pelimpahan pengelolaan kampus II dari Yayasan kepada Pihak eksekutif. Peresmian kampus 2 tentu akan semakin mengangkat citra dan kepercayaan masyarakat terhadap STMIK Bina Patria dan sebagai tonggak awal untuk perobahan bentuk  sekolah tinggi menjadi Institut di masa mendatang.Serta yang terpenting adalah mahasiswa merasa nyaman dalam belajar. Demikian pula dapat memperkuat visi Kota Magelang sebagai kota jasa yang salah satunya memfokuskan pada peningkatan mutu pendidikan di Kota Magelang, demikian ditegaskan Dr. Sukris Sutiyatno, M.M., M. Hum. 

 

STMIK Bina Patria telah menorehkan sejarah dengan peresmian Kampus II yang megah dengan didukung prasarana yang memadai, ruang kelas ber-AC dan fasilitas lift, laboratorium komputer (Multimedia, Jaringan, Robotika dan Microprocessor), letak kampus yang strategis dan mudah dijangkau. Pembangunan kampus II diharapkan dapat meningkatkan layananan akademik dan pembelajaran yang bermutu sehingga tercipta budaya akademik yang pada akhirnya dapat  menghasilkan lulusan atau sarjana komputer yang mempunyai kompetensi unggul, berkarakter  dan dapat diterima pasar tenaga kerja.
Sampai saat ini STMIK Bina Patria telah meluluskan lebih dari 1000 lulusan sarjana dan ahli madya komputer dan yang menggembirakan dan membanggakan berdasarkan rekam jejak yang kami lakukan lebih dari 95 % dari mereka telah terserap di pasar tenaga kerja baik instansi pemerintah dan swasta, dunia usaha dan dunia industry, praktisi di bidang IT dan sebagian  dari mereka juga berwirausaha. Ini tentu saja merupakan respon   positif dan bukti nyata bahwa lulusan STMIK Bina Patria dibutuhkan oleh pasar tenaga kerja dan di percaya oleh dunia usaha dan dunia industry. 
Keunggulan kuliah di STMIK Bina Patria adalah lulusannya memiliki kompetensi dan keterampilan yang ramah dan adaptif terhadap dunia kerja karena  semua institusi baik negeri maupun swasta membutuhkan keahlian dibidang teknologi informasi. Apalagi di era digitalisasi dan hadirnya Revolusi Industry generasi keempat atau Industry 4.0 kemampuan  di bidang Teknologi Informasi mempunyai peran yang sangat penting dan strategis. Pada Industry 4.0 dijelaskan bahwa everything is all about internet and Internet of Things.
Peresmian kampus II tentu akan semakin mengangkat citra dan kepercayaan masyarakat  terhadap STMIK Bina Patria dan sebagai tonggak awal untuk perobahan bentuk  sekolah tinggi menjadi Institut di masa mendatang dan yang terpenting adalah mahasiswa merasa nyaman dalam belajar. Demikian pula dapat memperkuat visi kota Magelang sebagai kota jasa yang salah satunya memfokuskan pada peningkatan mutu pendidikan di Kota Magelang.