foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Get Adobe Flash player


 
Dalam rangka memberikan pelayanan sekaligus pengabdian dan kepedulian terhadap pendidikan di kalangan pelajar,  STMIK Bina Patria mengadakan pelatihan Teknologi Informasi dan Keamanan Jaringan bagi pelajar tingkat SMA Se Wilayah Magelang di Kampus II lantai 3 STMIK BIPA, di Jl. Raden Saleh No. 7. Pelatihan diikuti sekitar 50 pelajar meliputi siswa dari SMA, SMK dan MAN  Magelang. Dengan pengetahuan Information Technology (IT), diharapkan membuka wawasan generasi muda terhadap teknologi. Terlebih di era digital dan teknologi industry 4.0, generasi muda khususnya siswa SMA/SMK harus melek Teknologi. Di tengah-tengah perkembangan perubahan zaman yang semakin canggih, ketrampilan dan ilmu pengetahuan sangat dibutuhkan agar bisa bersaing dan tidak Gaptek. Hal itu dikatakan Deni Lestiono selaku pakar Jaringan Komputer sekaligus Dosen STMIK Bina Patria dalam mengisi sebagai pemateri pada pelatihan Information Technology (IT) dan Keamanan Jaringan di Kampus II STMIK Bina Patria.
Sementara, Sugeng Wahyudiono, selaku Pembantu Ketua III bidang Humas dan Kemahasiswaan mengatakan bahwa pelatihan IT dengan tema Network Security Management bagi siswa dan siswi SMA/SMK dan MAN se Magelang ini diharapkan bisa memberikan bekal ketrampilan dan pengetahuan sehingga dengan pelatihan ini menjadi dasar mereka jika nanti melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi ataupun bisa dikembangkan sendiri.
Selain itu, Dr. H. Sukris Sutiyatno, MM.,M.Hum. selaku Ketua STMIK Bina Patria mengatakan, pelatihan IT bagi siswa siswi ini merupakan bagian Tridarma perguruan tinggi. “Kita sebagai kampus teknologi satu-satunya di Magelang ingin menjadikan kampus pusat teknologi dan pendidikan masa depan, dan berkontribusi terhadap kemajuan Magelang khususnya memberikan ketrampilan pada pelajar Tingkat Menengah karena ini bagian dari visi kami, ikut mencerdaskan bangsa ,” ungkapnya.
 
 
TMIK Bina Patria telah menorehkan sejarah baru melalui pendidikan politik. Dengan adanya pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Senat Mahasiswa secara demokrasi bagi Lembaga Kemahasiswaan yang merupakan miniatur sebuah negara bagi mahasiswa. Momen ini merupakan dasar dari pendidikan politik bagi mahasiswa, diman kampus menjadi wadah untuk aktualisasi diri dan potensi yang dimiliki.
Sebelum dilakukan pemilu dengan pencoblosan langsung, diadakan orasi dan kampanye dari masing-masing calon. Acara ini berlangsung sangat meriah karena semua civitas STMIK Bina Patria termasuk Dosen dan staf ikut berpartisipasi memberikan hak suaranya. Dari hasil pemilihan ini, Ketua Senat Mahasiswa terpilih Jihan Savira mengalahkan rivalnya dari jurusan yang sama Sistem Informasi yaitu Anggit Puri Widyastuti sementara Wakilnya yaitu Facrayzal yang sempat kejar-kejaran perolehan suaranya dengan Yoshua dari jurusan Teknik Informatika. 
Secara terpisah saat ketua Senat Mahasiswa terpilih Jihan Savira diwawancarai menyampaikan akan dengan sebaik-baiknya mengemban amanah yang telah dipercayakan ini, “ yang terpenting adalah koordinasi dalam setiap tugas baik koordinasi dengan anggota maupun koordinasi dengan pihak kampus, karena manajemen yang baik bagaimana sebuah organisasi bisa transparan, akuntabel dan dibutuhkan integritas, soliditas antar semua pihak” imbuhnya.
Demokrasi mahasiswa dengan pemilihan raya mahasiswa merupakan awal dari sebuah pendidikan politik bagi mahasiswa.. Tentu saja tidak hanya bagi calon yang maju untuk menduduki posisi tertentu yang terlibat dalam pendidikan politik ini, namun seluruh mahasiswa di kampus tersebut pun mengalami pendidikan politik. Pendidikan politik sejak dini bagi mahasiswa didapat sebanyak-banyaknya dari pemilihan raya. Menurut Dr. H. Sukris Sutiyatno, M.M., M.Hum menyampaikan kegiatan ini bukan hanya sebagai momen suksesi bagi Lembaga Kemahasiswaan di sebuah kampus saja, “Pendidikan politik ini juga menjadi kegiatan pembuktian tegaknya demokrasi mahasiswa, optimalisasi masing-masing peran dalam pemilu di kampus dapat menjadi pemicu terwujudnya good governance di kampus kami” imbuhnya.
Kegiatan pendidikan politik ini berlangsung di gedung baru kampus II yang baru-baru ini telah selesai diresmikan oleh Ketua Yayasan Bina Patria Nusantara Dr H Budi Untung, S.H, M.M yang sekaligus secara simbolik dilakukan penyerahan Surat Keputusan pelimpahan pengelolaan kampus II dari Yayasan kepada Pihak eksekutif. Peresmian kampus 2 tentu akan semakin mengangkat citra dan kepercayaan masyarakat terhadap STMIK Bina Patria dan sebagai tonggak awal untuk perobahan bentuk  sekolah tinggi menjadi Institut di masa mendatang.Serta yang terpenting adalah mahasiswa merasa nyaman dalam belajar. Demikian pula dapat memperkuat visi Kota Magelang sebagai kota jasa yang salah satunya memfokuskan pada peningkatan mutu pendidikan di Kota Magelang, demikian ditegaskan Dr. Sukris Sutiyatno, M.M., M. Hum.