foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Get Adobe Flash player

Pembayaran Online

Pengumuman

Mitra Bipa

Arsip Pengumuman

Link Terkait

 

  

Untuk kesekian kalinya, STMIK Bina Patria Magelang di masa Pandemi Covid-19 ini menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional secara daring. Bertempat di Kampus 2 pada Kamis, 15 Juli 2021 STMIK BIPA menyelenggarakan Webinar Nasional dengan tema “Pendidikan Karakter dan Kiprah Mahasiswa Di Era Industri 4.0.”

Ketua Program Studi Teknik Informatika STMIK Bina Patria Wahyu Priyoatmoko, M.Kom selaku panitia penyelengara Webinar menyampaikan harapannya dengan kegiatan ini mahasiswa mampu mempunyai karakter yang unggul dan punya semangat untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat meskipun masih di tengah kondisi pandemi yang belum stabil.

Dalam wawancara dengan tim redaksi Majalah Memory Wahyu menyampaikan “Semoga webinar ini sedikit bisa membuka wawasan dan keilmuan agar mahasiswa dapat membangun karakter unggul, karakter kemandirian serta mampu berkiprah sesuai perannya meskipun kita masih dibatasi dengan pandemi Covid-19 ini,” jelasnya. Menurut Wahyu, yang terdaftar mengikuti webinar ini mencapai ratusan lebih, “ Ini menunjukkan respon positif, akan tema tentang Pendidikan Karakter,” imbuh Wahyu.

Webinar Nasional ini yang bertindak sebagai moderator adalah Sri Waluyo, M.Pd yang juga sebagai Kepala Pusat Bahasa STMIK Bina Patria. Sedangkan selaku pembicara pertama Dr. H. Sukris Sutiyatno, M.M., M.Hum. Ketua STMIK Bina Patria yang juga ebagai Dewan Pendidikan Kota Magelang, sedangkan pembicara kedua Dr. Danuri, M.Pd merupakan Wakil Dekan III FKIP Universitas PGRI Yogyakarta.

Dalam webinar Pembicara Pertama Dr. Sukris menyampaikan paparannya mengenai Life Skills With Strong Character in Facing Industry 4.0 “life skills untuk mengembangkan kecakapan hidup setidaknya memperdayakan empat variabel kompetensi 4H yaitu  Head (daya pikir), Heart (Jiwa), Hands (Fisik) dan Health (Kesehatan) ” kata Sukris dalam webinar tersebut. Sebagai pembicara pertama, Ketua STMIK Bina Patria ini menyampaikan tema Pentingnya Karakter dan Kecakapan abad 21 diantara berfikir kritis, Kolaborasi, Kreativitas dan inovasi, serta komunikasi.

Sedangkan pembicara kedua, Wakil Dekan III FKIP Universitas PGRI Yogyakarta Dr Danuri menyampaikan tema Kunci utama dalam Era Industry 4 yaitu memiliki karakter, menguasai IT dan berwawasan Global. Secara garis besar, Dr. Danuri menyampaikan bahwa, “Pola-pola pengembangan mahasiswa meliputi kecerdasan spiritual,emosional, intelektual, kinestetik dan kecerdasan sosial". Dari sisi pendidikan karakter, Danuri memaparkan bahwa karakter juga harus diimbangi dengan kemapuan Hardskill dan softskill. “mahasiswa harusmempunyai kemampuan analisis, memecahkan masalah kemapuan komuniasi maupun kepemimpinan dan wawasan global,” jelas Danuri.

Webinar berlangsung secara daring menggunakan google meeting yang dapat juga disaksikan di kanal youtube STMIK Bina Patria Magelang. Semua peserta yang mengikuti sangat antusias dengan diskusi yang interaktif dan tanya jawab yang diikuti oleh mahasiswa dan umum.

Guna menangkal bahaya penyalahgunaan napza bagi generasi muda, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Patria (Bipa) Magelang, Jawa Tengah  mengadakan kuliah umum dengan tema “Wujudkan Mahasiswa Sehat Tanpa Narkoba di Masa Pandemi Covid-19” di ruang 3.2 lantai 3 kampus 2 STMIK Bipa pada Sabtu 26 Juni 2021. Kegiatan ini diselenggarakan karena ingin memberikan penjelasan dan pemahaman bagi para mahasiswa akan bahaya narkoba, serta untuk memperkuat moral dan kepribadian yang dimiliki para pemuda/mahasiswa.

Kuliah umum digelar dengan protokol kesehatan ketat dengan memenuhi sejumlah protokol kesehatan yang diterapkan di kampus tersebut diantaranya cek suhu tubuh, mencuci tangan , menjaga jarak dan pernyataan sehat bebas covid sedangkan peserta terbatas hanya perwakilan kelas dan sebagian Senat Mahasiswa. Bahaya narkoba dinilai sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap orang-orang yang ingin sembuh dari ketergantungan narkoba, semakin banyak didengungkan. Penyalahgunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa.

“Kami sangat peduli terhadap perkembangan zaman dan era globalisasi ini, terutama berkaitan dengan narkoba, sehingga kami berharap seluruh civitas akademika khususnya mahasiswa sehat dan bebas dari Narkoba," kata Ketua STMIK Bina Patria Dr. H. Sukris Sutiyatno, M.M.,M.Hum.

Jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja hingga dewasa. Narkoba dapat merusak kesehatan manusia baik secara fisik, emosi, maupun perilaku pemakainya. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan seseorang untuk terdorong menyalahgunakan narkoba.

"Ini adalah bagian dari tugas kami memberikan edukasi agar generasi muda terbebas dari  pergaulan bebas dan narkoba. Karena narkoba itu dalam menyerang tidak kenal usia dan waktu, dapat merusak bangsa,” jelas Kanafi, M.Kom sebagai Kepala Humas dalam sambutannya mewakili Sugeng Wahyudiono, M.Kom Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan.

Acara ini menghadirkan narasumber dokter dari delegasi Dinas Kesehatan Kota Magelang, dr. Siti Fatiah. Tujuan kegiatan ini memberikan pemahaman bagi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki akhlak mulia dan terbebas dari narkoba. Tujuan lain agar peserta kuliah umum tentang napza lebih memahami bahaya penularan HIV/AIDS dan penyakit lainnya yang disebabkan oleh penggunaan narkoba.