foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Get Adobe Flash player

Para mahasiswa baru Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Patria (Bipa) Magelang, Jawa Tengah digiring ke dataran tinggi, Bumi Perkemahan Mangli Ngablak, Kabupaten Magelang. Mereka mengikuti rangkaian acara Orientasi Kampus bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2018/2019 dengan tema “Raise your Spirit, Embrace Your Fear”. Perkenalan merupakan suatu tahapan awal yang bisa dijadikan oleh mahasiswa baru untuk proses adaptasi terhadap situasi kondisi yang terjadi di lingkungan mereka.
Sebagai upaya untuk pengakraban, dikemas juga dengan kegiatan yang sifatnya membangun dan mengembangkan kerja sama antar kelompok. Suatu keharusan bagi mahasiswa baru untuk berpartisipasi dalam kegiatan Ospek, supaya kerekatan antar mahasiswa dapat terwujud dengan harmonis.
Acara orientasi yang dipusatkan di kampus dan juga kegiatan diluar dengan outbond berlangsung sekitar tujuh hari. Momentum ini diharapkan dapat dijadikan sebuah wadah yang bermanfaat bagi peserta untuk saling lebih mengenal satu sama lain. Selain itu, juga sebagai sarana untuk pengembangan diri yang berkaitan dengan kerja sama kelompok.
“Acara ini dijadikan sebagai pengenalan, menambah keakraban dan sebagai ajang menumbuhkan kreativitas dan menambah wawasan tentang kampus dan sekitarnya,” kata Ketua STMIK Bina Patria Magelang Dr. H. Sukris Sutiyatno, MM,M.Hum.
Selain Ketua STMIK Bipa, hadir juga dalam acara pembukaan Puket 3 bidang Kemahasiswaan Sugeng Wahyudiono, M.Kom. Acara ini dilaksanakan selama tujuh hari diisi dengan berbagai kegiatan. Seperti ceramah, widegame, kuliah terbuka dan juga permainan yang semakin menambah keasyikan acara tersebut

 

 

 

Aksi solidaritas terhadap para korban bencana alam di kawasan Sulawesi Tengah kembali bermunculan. Para mahasiswa terjun ke jalan raya untuk menggalang dana dari para pengguna jalan yang melintas.

Penggalangan dana dilaksanakan di sepanjang jalan Gatot Subroto Akmil Magelang, Jawa Tengah tepatnya di Lampu Merah Bayeman. Penggalangan berlangsung selama tiga hari dan diikuti 15 mahasiswa dari Senat dan perwakilan berbagai jurusan di STMIK (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer) Bina Patria (Bipa) agelang. Kegiatan sosial ini juga ditujukan untuk seluruh dosen dan staf serta mahasiswa kampus STMIK Bipa.

“Langkah ini sebagai bentuk kepekaan dan kepedulian sosial. Tidak hanya berdiam diri tapi melakukan langkah nyata agar bisa membantu meringankan korban bencana Donggala Sulteng,” kata Ketua Senat STMIK BIPA Agam Abraham.
Melalui kegiatan itu, diharapkan bisa ditiru oleh yang lainnya.

“Bahwa masalah sosial adalah masalah kita dan tanggungjawab kita sebagai manusia yang berketuhanan. Siapapun itu dari keberagaman daerah dan suku bangsa, membantu tanpa melihat siapa yang dibantu. Tapi berdasarkan siapa yang membutuhkan,” jelasnya. 
Sementara itu, Ketua STMIK Bina Patria Magelang Dr. H. Sukris Sutiyatno, M.M M.Hum mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk empati dan kepedulian dari seluruh civitas akademika. Kegiatan ini berjalan lancar. Dari penggalangan dana yang terkumpul sebesar Rp 5.950.000, dan akan ditransferkan ke rekening peduli Donggala dan Sulawesi Tengah.
“Melalui kegiatan penggalangan dana, kita juga sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama untuk peduli dan menyisihkan sebagian rejeki kita untuk mereka yang menjadi korban gempa dan tsunami,” katanya.